Untitled Document
Siswa Penerima KIP di Tapanuli Tengah Antusias Bertemu Presiden Jokowi



Update : 2017-03-28


Tapanuli Tengah, Kemendikbud --- Tanggal 24 Maret 2017 menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Untuk kali pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi wilayah tersebut untuk menyerahkan bantuan sosial nontunai serta meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara. Antusiasme tinggi ditunjukkan para siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Barus dalam menyambut kedatangan Presiden Jokowi beserta rombongan, termasuk Mendikbud Muhadjir Effendy, di Lapangan Merdeka, Kecamatan Barus.

Antusiasme tinggi diperlihatkan para siswa penerima KIP di Barus dalam menyambut kedatangan Presiden Jokowi beserta rombongan, termasuk Mendikbud Muhadjir Effendy, di Lapangan Merdeka, Kecamatan Barus. Rita Natalia Tarihoran, siswa SD Negeri 153028 Padang Masiang 1 mengungkapkan kegembiraannya bisa melihat Presiden Jokowi dari jarak dekat. "Senang sekali bisa bertemu dengan Bapak Presiden," kata Rita yang menjadi salah satu siswa penerima KIP secara simbolis di Barus. Ia mengatakan, dirinya akan menggunakan KIP yang diterimanya dengan baik untuk keperluan sekolah, seperti membeli sepatu, tas dan seragam, sesuai pesan dari Presiden Jokowi.

Siswa lain, Joel Kurnia Tarihoran, penerima KIP dari SMP Negeri 1 Barus, juga sangat antusias dengan kunjungan Presiden Jokowi ke tanah kelahirannya. Ia bahkan sangat ingin memperlihatkan kebolehannya bernyanyi di hadapan Presiden Jokowi. Joel yang pernah meraih juara 1 Lomba Menyanyi Rohani, Pesparawi, se-Kabupaten Tapanuli Tengah ini, ingin memperdengarkan suara merdunya dengan menyanyikan lagu "Ayah". Sayang, agenda presiden yang ketat tidak bisa membuatnya bercengkrama lebih lama dengan para penerima KIP.

Alberto Saipul Simanjuntak dari SMKN 1 Barus Utara juga sudah siap menyampaikan aspirasinya jika mendapat kesempatan berbincang dengan Presiden Jokowi saat acara penyerahan KIP. Ia ingin agar Presiden dapat membantu pembangunan fasilitas pendidikan di Barus, salah satunya akses jalan menuju sekolah. "Jalan ke sekolah itu jalannya rusak sekali. Jadi saya mohon kepada Bapak Presiden supaya sekolah kami dapat dibantu," tuturnya saat ditemui menjelang kedatangan presiden dan rombongan.

Terlepas dari kegembiraan dan harapan mereka kepada Presiden RI, tak lupa para siswa penerima KIP juga mengucapkan terima kasih atas bantuan pendidikan dari pemerintah melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Apalagi, ketiganya sama-sama anak yatim, dan benar-benar berasal dari keluarga tak mampu. Ketiga siswa itu masih memiliki ibu yang menghidupi mereka dari kegiatan bertani.

Bertempat di Lapangan Merdeka, Kecamatan Barus, ribuan orang hadir untuk menyaksikan kedatangan Presiden Jokowi dan rombongan. Dalam penyerahan KIP, ada empat siswa yang menerima KIP secara simbolis dari Mendikbud Muhadjir Effendy. Mereka adalah Rita Natalia Tarihoran dari SD Negeri 153028 Padang Masiang 1, Joel Kurnia Tarihoran dari SMP Negeri 1 Barus, Sulistiawati Sibagariang dari SMAN 1 Barus, dan Alberto Saipul Simanjuntak dari SMKN 1 Barus Utara.

Penerima KIP di Kabupaten Tapanuli Tengah berjumlah 547 siswa, yang terdiri dari 156 siswa SD, 126 siswa SMP, 162 siswa SMA, dan 103 siswa SMK. Penerima KIP akan menerima bantuan dana pendidikan sebesar Rp450.000 per tahun untuk jenjang Sekolah Dasar, Rp750.000 per tahun untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Rp1.000.000 per tahun untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada 150 orang, memberikan Program Makanan Tambahan (PMT) kepada 200 orang, dan memberikan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 454 keluarga. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengatakan, program prioritas nasional seperti KIP, KIS, PMT, dan PKH merupakan program yang dijalankan pemerintah untuk menyiapkan generasi Indonesia. "Agar gerenasi ke depan lebih baik, lebih pintar, lebih sehat, sehingga dapat bersaing dengan negara lain," tutur presiden.

Kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Kabupaten Tapanuli Tengah ini didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Bupati Tapanuli Tengah Bachtiar Sibarani, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita F. Moeloek, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basoeki Hadimoeljono. Dari Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Untitled Document


PERATURAN DAERAH


VIDEO DISDIKBUD KAB. MAMASA

Untitled Document Untitled Document